Skip to main content

LSP-P1 SMKN 1


Di tahun 2016 ini SMKN 1 Raya telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1) serta Tempat Uji Kompetensi (TUK). LSP-P1 SMKN 1 Raya ini dibentuk sebagai upaya untuk pemenuhan amanat pasal 61 Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 23 tahun 2003, yaitu lulusan harus dibekali dengan ijazah dan sertifikat kompetensi. Pelaksanaan sertifikasi dilaksakan oleh lembaga sertifikasi yang dilisensi oleh BNSP sesuai dengan PP No.23 tahun 2004 tentang pembentukan BNSP.
LSP-P1 SMKN 1 Raya didirikan untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi terhadap siswa SMKN 1 Raya maupun siswa dari SMK lain, sesuai program keahlian yang menjadi peminatannya sehingga diharapkan lulusan SMK dapat bekerja sesuai dengan kompetensinya. Pengukuran kompetensi didasarkan pada Standar Kompetensi Kerja Indonesia (SKKNI) yang diambil beberapa elemen kompetensi dari beberapa skema kompetensi agar sesuai dengan arah pendidikan pada setiap program keahlian


Pencanangan Program Sertifikasi Kompetensi Lulusan SMK
 lsp
Untuk mewujudkan lulusan SMK yang kompeten, sesuai dengan PP No.31/2006 tentang Sistem Diklat Berbasis Kompetensi mulai tahun 2015 ini sistem pendidikan berbasis kompetensi di SMK semakin disempurnakan dengan pengembangan LSP Pihak Pertama (LSP- P1) SMK.  Untuk itu, pada tahun 2014 lalu sebanyak 300 SMK (ex RSBI dan ISO 9000) telah disiapkan untuk membentuk LSP-P1 dengan mengikuti pelatihan asesor kompetensi dan pelatihan penerapan dokumen mutu (sebagai persyaratan LSP-P1).  Dari 300 SMK, 150 SMK telah memasukkan dokumen mutu dan 98 SMK diantaranya telah dilakukan asesmen nya oleh BNSP.  Sampai saat ini  25 SMK telah menyelesaikan perbaikan dokumen.

 
Dalam percepatan sertifikasi menghadapi MEA 2015, sesuai kesepakatan dengan Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Dikdasmen mulai tahun 2015 ini siswa SMK akan mengikuti uji kompetensi/sertifikasi kompetensi mengacu pada sistem BNSP sebagai sistem nasional.
Pelaksanaan sertifikasi kompetensi SMK dilakukan secara bertahap, yaitu:
(1)   Tahun 2015, kegiatan sertifikasi di SMK dilaksanakan dengan 2 sistem, yaitu :
1)    Sebagian besar di SMK dilaksanakan secara mandiri dengan skema Uji Kompetensi Keahlian (UKK)
2)    Sebagian dilaksanakan oleh PTUK-SMK dengan skema BNSP
(2)   Tahun 2016, kegiatan sertifikasi di SMK dilaksanakan dengan 1 sistem dgn dua lembaga yaitu:
1)     Sebagian besar kegiatan sertifikasi dilaksanakan secara mandiri oleh LSP SMK dengan skema BNSP.
2)     Sebagian dilaksanakan oleh PTUK-SMK dengan skema BNSP.
(3)   Tahun 2017, kegiatan sertifikasi di SMK dilaksanakan dengan 1 sistem dgn satu  lembaga yaitu LSP-P1 SMK.
 

 Untuk pelaksanaan sertifikasi tahun 2015 ditujukan pada 13 program studi keahlian (8 bidang studi diantaranya masuk dalam 12 sektor prioritas MEA) yaitu: Pariwisata; Tata Boga; Tata Kecantikan; Tata Busana; Keuangan; Administrasi; Teknik MesinTeknik OtomotifTeknologi Tekstil; Teknik Kimia; Teknik Komputer dan InformatikaTeknik Telekomunikasi

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah DABUKKE dan Hubungannya Dengan Parna

Cara Membuat Blog di Blogspot Lengkap Gambar

Pengertian dan Cara Menggambar Clean-Up & Sisip Secara Jelas

Followers